Sepasang ayat lepas

Pada akhirnya, rasa harus memilih untuk bertekuk lutut pada logika atau membiarkan dirinya mendosa. Pilihan yang baik tetap menjadi milikmu yang segenap terperanjat oleh rayuan akal sehat. Kau mampu mendengar suara dari dalam dirimu,  menggemakan rahasia-rahasia yang terselip di kolom langit, untukmu agar tidak kau jejali langkah yang berulang melukai. Akan menjadi  begitu lucu bila kau [...]

SPASI

To soulmate I choose not to love Mungkin kau tak mendengar suaraku. Diantara spasi yang kau bentang di ruang hampa. Dan dalam bekunya tatap mata saat menyapaku. Bagiku tak ada yang lebih sulit dari menerjemahkan spasi diantara kaki-kaki kita. Menerka-nerka isi ruangan yang kau selipkan pada tiap jengkalnya. Mungkin agar cerita yang kuceritakan padamu bisa [...]

Leana Zivara

Karena ia mampu menciptakan keramaian. Ia menguasai fikirannya, tempat ia bermain dan tenggelam dalam imajinasi yang ia miliki. Dunianya dan seluruh yang dia inginkan. Sore ini ia akan bercerita tentang dirinya dan segala hal tentang sekelilingnya yang ia sukai. Ia akan memeluk semua yang ia sukai dan berhenti pada titik yang ia inginkan. Tak ada [...]

Dialog di bawah matahari

Matahari Goldcoast yang nyetrong membuat saya tidak takut hitam meski angin musim dingin memilih berhembus lebih kencang. Dua puluh satu derajat celcius hanyalah lelucon yang terlalu jenaka jika mengingat bahwa saya pernah hampir mati kedinginan karena minus dua-puluh-derajat celcius. Untung saja saya tidak dikaruniai kemampuan melihat radiasi UV A atau UV B yang sedang mengarahkan [...]

Kemarin yang memilih tak baik

Jika berbicara tentang kemarin. Saya hamper tidak pernah lupa, apa yang saya lakukan kemarin dan apa yang saya cita-cita kan kemarin. Pepatah mengatakan jika bagaimana dirimu hari ini adalah buah dari apa yang kau tanam kemarin. Kemarin? Apa yang saya lakukan kemarin? Lantas, pantaskah segala hal yang saya lakukan kemarin menjadi alasan kuat bagi saya [...]

Finding my self on my self

15 tahun hidup di bumi. Terlahir di tengah-tengah keluarga yang berorientasi pada pendidikan. Ia hidup sebagai seorang pengembara. Mengembara mencari jati diri yang sesungguhnya. Di usia yang penuh dengan 'kelabilan' ia masih sanggup berdiri tegak meski tak  jarang angin kencang dengan nikmat menggoyangkannya. Namun prinsip dan keyakinan yang teguh dihatinya selalu membuatnya mampu untuk bisa [...]