Leana Zhivara (1)

Rasanya ingin mendengar sekali lagi. Alasan yang tak ingin kudengarkan. Sore itu, ketika menarik nafas di antara hati yang sudah tidak menemui bentuk. Remuk.

Sore itu, setelah menunggu pesan singkatmu sejak malam sabtu. Tak ada yang amunisi asumsi yang mampu kukeluarkan. Seperti menemui jalan buntu. Segala gerakanmu dalam sekian waktu berbalik akut dan tidak bisa dipungkiri sangat menggangguku.

“Sebentar, beri waktu. Akan kujelaskan semua padamu”, pesan terakhir yang tertulis. Membuat hati berdesir di atas tumpukan tanya. Mengapa!

Seperti biasa, aku merasa sudah biasa dengan ketiba-tibaan. Dan bagiku, sebagian hidup ini adalah untuk menerima ketiba-ketibaan. Sambil menganggap semua hal itu tidak akan mengagetkanku. Justru hendaknya membawaku pada keharusan untuk mencari hikmah.

Bahkan sering kuceritakan. Laki-laki baik ini tidak semestinya membuatku menunggu jawaban terlalu lama. Tidak semestinya menghukumku dalam pusaran ketidaktahuan. Menjebakku dalam kebingungan yang menjadi rencananya.

Dia pasti mengerti, dia semesta yang dikirimkan semesta untuk mengatakan:

“Hey! Aku tahu bagaimana kau merasakan dan memikirkan. Sini, biar kutemani dalam ketidaktahuan tentang dirimu sendiri”.

Tentu tidak. Andai dia memahami, bahwa memahamiku adalah harta karun yang selama ini kucari. Pun dia tak kan menghilang seperti ini. Walau dengan kalimat penutup yang sangat terdengar bertanggung jawab.

“Ting-ting”, sebuah pesan Whatsapp masuk. Itu dari dia.

Pandanganku buram, pesannya panjang, terlalu panjang. Aku tak mampu membacanya malam itu. Kumatikan handphone. Mulai menatap langit-langit kamar yang mencoba menenangkanku bahwa ini akan baik-baik saja.

Sepertinya pesan itu bernada perpisahan, dan tidak mampu kubaca. Takut. Bukan. Namun, kenyataan haruslah setimpal dengan makna yang harus kudapatkan. Jika kubaca sekarang pesan ini, mungkin dan pasti jantungku sobek seketika.

“Aku harus tenang dulu”, gumamku meyakinkan hati.

(bersambung)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s