Leana Zhivara (1)

Rasanya ingin mendengar sekali lagi. Alasan yang tak ingin kudengarkan. Sore itu, ketika menarik nafas di antara hati yang sudah tidak menemui bentuk. Remuk. Sore itu, setelah menunggu pesan singkatmu sejak malam sabtu. Tak ada yang amunisi asumsi yang mampu kukeluarkan. Seperti menemui jalan buntu. Segala gerakanmu dalam sekian waktu berbalik akut dan tidak bisa [...]