Karnaval Sechseläuten Zurich 2013 (Harian FAJAR)

Dimuat di Harian FAJAR 15 Mei 2013

Oleh: Iin Tammasse

Swiss

Alam yang seakan tertidur panjang selama musim dingin pun mulai terbangun. Dataran yang dulunya putih tertutupi salju kini mulai terganti dengan bunga-bunga yang bermekaran dan pancaran sinar matahari yang lebih banyak dari biasanya. Yap! Musim semi tiba.

Warga kota Zurich mengadakan perayaan Sechselauten untuk mengawali musim semi sebagai lambang keceriaan dan semangat. Sechseläuten adalah tradisi karnaval untuk melepaskan musim dingin dan menyambut suka cita musim semi. Karnaval khas Zurich ini setiap tahunnya berlangsung pada minggu ketiga di bulan April(15/4).

Perayaan yang dihadiri ribuan orang ini menghadirkan Kanton St. Gallen sebagai kanton tamu yang hadir. Terdapat sekitar 3000 peserta karnaval dengan kostum unik serta tamu-tamu kehormatan yang diarak mengelilingi Zurich dengan menunggang kuda atau berjalan kaki. Penonton yang berjajar rapi pada pinggir rute sesekali memberikan seikat bunga pada tamu kehormatan.

Terdapat juga Kinderumzug atau parade khusus anak-anak pada hari sebelumnya. Tema parade untuk anak-anak tersusun secara historis dari 900 tahun sejarah Zurich. Mulai dari kostum zaman Romawi, Gothic, Renaissance hingga Roccoco.

Klimaks dari parade mengelilingi kota Zurich ini kemudian berakhir dengan upacara pembakaran Böögg. Bööggadalah boneka salju raksasa sebagai simbolisasi musim dingin. Tepat pada pukul 18.00, Böögg pun mulai dibakar. Kami pun harus menunggu hingga kepala boneka salju raksasa ini meledak. Menurut tradisi, semakin cepat kepalaBöögg meledak menandakan semakin baik musim panas yang akan datang. Perkiraan meledak yang awalnya 10 menit ternyata memanjang hingga 35 menit 11 detik. Terbilang cukup lama dan diperkirakan xmusim panas tahun ini tidak begitu baik. Namun hal tersebut tidak mengurangi antusiasme warga Zurich yang datang. Semua mengharapkan musim panas yang hangat dan panjang. Tentu hal ini membuat kita tersadar bahwa betapa beruntungnya berada di negeri zamrud khatulistiwa dengan pancaran sinar matahari yang cukup sepanjang tahunnya.

Author: Iin Fadhilah

Close

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s